homescontents
homescontents

Sinergi Menuju Rekognisi Global, 11 Koorprodi FTIK Paparkan Proyeksi Program Strategis 2026 pada Rakerpim di Banyuwangi

Home >Berita >Sinergi Menuju Rekognisi Global, 11 Koorprodi FTIK Paparkan Proyeksi Program Strategis 2026 pada Rakerpim di Banyuwangi
Diposting : Kamis, 30 Apr 2026, 10:27:59 | Dilihat : 117 kali
Sinergi Menuju Rekognisi Global, 11 Koorprodi FTIK Paparkan Proyeksi Program Strategis 2026 pada Rakerpim di Banyuwangi


Media Center FTIK - Memasuki hari kedua Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember di Kalibaru Cottages Hotel, Rabu (29/04), suasana antusiasme menyelimuti sesi keempat. Sebanyak 11 Koordinator Program Studi (Koorprodi) secara bergantian memaparkan kilas balik capaian tahun 2025 serta membedah proyeksi target ambisius yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.

Pemaparan ini menjadi krusial sebagai bentuk sinkronisasi visi antara prodi dengan kebijakan fakultas dan universitas yang sebelumnya telah disampaikan oleh jajaran Rektorat dan Dekanat.

Inovasi Akademik dan Penguatan Publikasi Ilmiah

Dalam paparan tersebut, penguatan publikasi jurnal menjadi tema dominan. Prodi PAI mengusulkan pembentukan tim khusus di Gugus Mutu untuk membimbing artikel ilmiah mahasiswa guna menopang reakreditasi 2027. Senada dengan itu, PIAUD dan Tadris IPA menetapkan strategi integrasi academic writing dan kewajiban submit artikel bagi mahasiswa tingkat akhir untuk mengejar target publikasi di jurnal SINTA.

Sementara itu, Prodi Tadris Matematika melaporkan produktivitas dosen yang konsisten, termasuk publikasi terindeks Scopus. Di sisi lain, prodi Tadris Biologi menunjukkan progresivitas melalui Jurnal Alveoli yang meraih SINTA 4 dan peningkatan status Jurnal MASS ke SINTA 3. Prestasi publikasi juga terlihat di PGMI yang berhasil membukukan 79 artikel kolektif serta PBA yang mencatatkan 19 karya kolaborasi internasional.

Ekspansi Riset, PkM, dan Jejaring Internasional

Geliat riset dan pengabdian masyarakat (PkM) juga tampak sangat dinamis. Prodi MPI melaporkan keterlibatan 100% dosennya dalam penelitian, dengan produk digital mahasiswa yang mulai dimanfaatkan oleh sekolah mitra seperti SD Al Baitul Amin. Tadris Bahasa Inggris (TBI) mencatatkan kiprah dosen sebagai presenter di konferensi internasional, sementara Tadris IPS memperkuat eksistensinya melalui Gerakan Mahasiswa Peduli Situs Budaya (GEMA RAYA) dan rencana desa binaan di Bondowoso.

Program internasionalisasi juga menjadi sorotan, terutama pada prodi PBA yang mencatatkan 11 prestasi mahasiswa di level nasional hingga internasional.

Optimalisasi Layanan dan Tantangan Akreditasi

Selain prestasi, para Koorprodi juga jujur memetakan tantangan. Prodi PPG secara mendalam membedah syarat khusus menuju akreditasi "Unggul", termasuk pemenuhan standar publikasi Dosen Tetap Program Studi (DTPS) dan pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Isu sarana prasarana juga disuarakan, seperti kebutuhan laboratorium dan green house oleh Tadris Biologi, serta optimalisasi layanan sistem informasi skripsi oleh Tadris Matematika. Untuk memastikan kelulusan tepat waktu, PGMI bahkan telah membentuk Asosiasi Mahasiswa Semester Akhir (AMSA) sebagai wadah pendampingan intensif bagi mahasiswa di semester 12 dan 14.

Menatap 2026 dengan Optimisme

Menutup sesi pemaparan, benang merah yang tertangkap adalah kesiapan seluruh prodi untuk melakukan akselerasi. Mulai dari pelaksanaan seminar internasional di prodi PAI dan MPI, pelatihan mendongeng di PIAUD, hingga perlombaan tingkat regional di PBA dan Tadris IPS, semuanya dirancang untuk meningkatkan daya saing FTIK.

Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., mengapresiasi detil perencanaan yang dipaparkan para Koorprodi. "Antusiasme ini menunjukkan bahwa FTIK tidak hanya siap mempertahankan status 'Unggul' yang sudah ada, tetapi juga siap melakukan lompatan besar melalui inovasi dan kolaborasi nyata di tahun 2026," tegasnya.

(Evi R. Dianita/Tim Data dan Informasi)

;