Dosen dan Mahasiswa TBI UIN KHAS Jember Paparkan Riset Digital Multimodal Composing di Konferensi Internasional Uzbekistan
Media Center FTIK - Civitas akademika Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Dosen TBI, Dr. Mega Fariziah Nur Humairoh, M.Pd., berkolaborasi dengan mahasiswanya, Muhammad Rizki Al Farisi, menjadi presenter dalam ajang bergengsi 7th International Conference on Education and Linguistics (ICEL) yang diselenggarakan di Uzbekistan pada 12-13 Mei 2026.
Kegiatan yang diadakan oleh Westminster International University in Tashkent ini diikuti oleh keduanya secara daring. Partisipasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang diakui secara global.
Dalam presentasinya, tim dari UIN KHAS Jember ini menyoroti manfaat penting dari implementasi Digital Multimodal Composing (DMC) dalam konteks pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL context). Berdasarkan paparan mereka, penggunaan DMC memiliki tiga manfaat utama:
-
Mendorong Kreativitas: Memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi kreativitas melalui berbagai media digital.
-
Mendukung Literasi Digital: Membekali siswa dengan kemampuan literasi digital yang relevan dengan tuntutan zaman.
-
Memfasilitasi Pembelajaran Bermakna: Menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan relevan bagi mahasiswa.
Dr. Mega dan Rizki Al Farisi menjelaskan bahwa meskipun sudah banyak studi yang meneliti pengalaman siswa dan perspektif guru mengenai DMC, masih terdapat kelangkaan (scarcity) penelitian yang secara spesifik mengkaji pengalaman para calon guru bahasa Inggris (pre-service English teachers).
"Riset kami berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan mengevaluasi bagaimana para calon guru bahasa Inggris berinteraksi dan memanfaatkan teknologi digital dalam menyusun komposisi multimodal. Hal ini krusial untuk menyiapkan mereka menjadi pendidik yang adaptif di masa depan," ungkap Dr. Mega dalam sesi tanya jawab daring tersebut.
Temuan Riset: Kesadaran Positif Calon Guru
Dr. Mega dan Rizki Al Farisi menjelaskan bahwa riset mereka berupaya mengisi kelangkaan penelitian yang secara spesifik mengkaji pengalaman para calon guru bahasa Inggris (pre-service English teachers) terkait DMC. Temuan utama dari studi mereka menunjukkan hasil yang sangat positif:
-
Kesadaran Peran DMC: Seluruh partisipan menunjukkan kesadaran positif terhadap peran penting DMC dalam pembelajaran bahasa.
-
Praktik yang Disengaja: Mereka memandang DMC sebagai praktik terencana yang mampu mengintegrasikan empat keterampilan berbahasa sekaligus.
-
Lingkungan Belajar Baru: Implementasi DMC dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang berbeda dan inovatif.
-
Penguatan Keyakinan: Temuan ini selaras dengan teori sebelumnya yang menyatakan bahwa paparan terhadap DMC membantu calon guru membangun keyakinan kuat mengenai peran teknologi digital dalam pendidikan.
Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Keikutsertaan dosen dan mahasiswa dalam konferensi internasional seperti ICEL di Uzbekistan merupakan salah satu indikator penguatan mutu akademik dan internasionalisasi yang sedang digenjot oleh fakultas.
"Kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa hingga mampu menembus forum internasional adalah capaian yang luar biasa. Ini sejalan dengan visi kita untuk meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi dan memberikan pengalaman global bagi mahasiswa," pungkasnya.
(Evi R. Dianita/Tim Data dan Informasi)




