Buka Rakerpim FTIK 2026, Warek 1 UIN KHAS Jember Dorong Akselerasi Akreditasi Unggul dan Inovasi Akademik
Media Center FTIK - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember resmi memulai Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Tahun 2026. Bertempat di Kalibaru Cottages Hotel, Banyuwangi, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (28–30 April 2026) ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor 1 UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., pada Selasa (28/04) pukul 15.00 WIB.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Rektor 3 Dr. H. Khoirul Faizin, M.Ag., Kepala Biro AUPK Dr. H. Nawawi, M.Fil.I., serta jajaran pimpinan FTIK mulai dari Dekanat, Kabag TU, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Prodi, hingga staf akademik dan pengelola jurnal.
Menjaga Momentum Golden Age FTIK
Dalam arahannya, Prof. Khusna Amal menegaskan peran strategis Wakil Rektor 1 dalam merumuskan kebijakan akademik yang akan diimplementasikan oleh fakultas dan unit-unit di bawahnya. Beliau mengapresiasi capaian FTIK sepanjang 2024-2025 yang disebutnya sebagai periode Golden Age, di mana 75% program studi di FTIK telah meraih akreditasi "Unggul".
"Capaian ini adalah modal besar. Tugas kita saat ini bukan hanya mempertahankan status unggul bagi prodi yang sudah ada, tetapi juga mengawal dan memproses prodi-prodi yang belum unggul agar segera menyusul. Target kita adalah sinergi kualitas di seluruh lini," ujar Prof. Khusna.
Fokus Riset, Jurnal, dan Hilirisasi
Mengenai aspek penelitian dan publikasi, Prof. Khusna menekankan pentingnya peningkatan kualitas jurnal. Saat ini, FTIK telah memiliki tiga jurnal dengan akreditasi SINTA 3 dan satu jurnal yang sedang dalam pendampingan serius menuju indeksasi SCOPUS.
Beliau juga memperkenalkan program "JATIM MELAJU". Program ini diarahkan untuk membangun sinergi riset yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui JATIM MELAJU, FTIK didorong untuk berpartisipasi dalam membuka kemitraan strategis dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), Pemerintah Daerah, maupun Kementerian/Lembaga untuk mendorong hilirisasi hasil riset agar memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Pengembangan Prodi STEM dan Peningkatan Mutu Dosen
Menatap masa depan, Rektorat telah menyusun roadmap pengusulan prodi baru. Prof. Khusna mengungkapkan rencana penambahan 3 hingga 4 prodi baru yang akan difokuskan pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Hal ini dilakukan untuk merespons tantangan zaman serta meningkatkan daya saing universitas di level internasional, di mana integrasi artikel ilmiah terbitan UIN KHAS Jember menjadi kunci perengkingan global.
Selain pengembangan kelembagaan, Warek 1 juga menyoroti pentingnya mutu dosen. Ke depan, akan dilaksanakan program Training of Trainer (ToT) bagi dosen, di mana pengelolaannya akan didelegasikan kepada FTIK sebagai fakultas yang memiliki basis pedagogik kuat.
Strategi PMB dan Sertifikasi Profesi
Dalam menghadapi tantangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Prof. Khusna mendorong optimalisasi jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk menjangkau calon mahasiswa yang lebih luas. Selain itu, proses pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN KHAS Jember juga sedang digenjot sebagai sarana untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi profesional yang tersertifikasi.
(Evi R. Dianita/Tim Data dan Informasi)




